Kamis, 29 September 2011

HADAPI EMOSI DAN RASIO ANDA DENGAN LEBIH MANUSIAWI

kadang kita sulit membedakan antara emosi, rasa dan pikiran hingga mengantarkan kita pada kesimpulan dan persepsi yang salah dan naif, tampa pernah menimbang betul rasa itu dengan melakukan posisi sebaliknya... dan kadang jauh lebih baik berpositif thingking ketimbang harus berprasangka buruk pada orang lain terlebih hanya mengandalkan praduga yang sulit dibuktikan.... ( Eros Shandy Mahesa 2011)
kita sering kali menyimpulkan sesuatu dengan begitu mudah, tanpa melalui analisa yang analitik dan lebih mengandalkan rasa tanpa menimbangnya dengan akal dan logika, " pokoknya saya marahh " " saya tersingung" " saya ngak merasa nyaman dengan luu' " muka lo jauh" waduhh gawat.. sampai segitunya ampe keluar kata - kata yang sangat ngak manusiawi, kalimat dongkol itu mungkin begitu mudahnya keluar dari mulut saat anda marah namun ingat boleh jadi kalimat yang keluar dari mulut anda saat marah bisa berakibat penyesalan seumur hidup anda. ada sebuah pepatah " jangan pernah membanting pintu saat anda meninggalkan ruangan karena boleh jadi anda akan kembali kepintu yang sama suatu hari nanti"

kadang pula kita terlalu mengandalkan logika tanpa harus menimbang rasa, " pokoknya lo dagh terbukti salah, daang pantas untuk dihakimi" menghakimi seseorang janganlah melebihi dari batas kewajaran apa lagi ampe harus berprilaku yang gak manusiawi, karena boleh jadi manusia yang anda anggap pecundang itu suatu hari justru akan menjadi malaikat penolong anda,

"motivasi saya untuk anda adalah bersikaplah sewajarnya dan perlakukanlah manusia lebih manusiawi, jangan berlebihan karena tiada manusia yang betul - betul sempurna termasuk anda.. "

Read More......

Tugas Pertemuan Ke IV

ukuran penempatan terdiri dari : median, kuartil, desil dan persentil, tugas saudara adalah buatlah resume tentang materi tersebut. Read More......

Kamis, 22 September 2011

Tugas statistik

buatlah distribusi frekwensi dari data di bawah ini :

21 61 29
32 66 28
42 63 34
54 64 36
74 23 44
65 33 45
22 44 56
33 55 52
42 65 34
51 75 25
52 44 34
56 42 44
57 23 56
Read More......

Rabu, 21 September 2011

Pertemuan II ( Ringkasan Materi)

Penyajian Data

Penyajian Data. Penyelesaian terhadap suatu permasalahan dilakukan dengan mengumpulkan data, menata data, menyajikan data, dan melakukan penarikan kesimpulan.

Pengertian Distribusi Frekuensi. Distribusi frekuensi adalah penataan data dengan mengelompokkan data ke dalam kategori yang sama dengan tujuan agar data lebih informatif dan mudah dipahami untuk pengambilan keputusan.

Langkah-langkah dalam membuat distribusi frekuensi adalah:

a. Menentukan jumlah kelas dengan menggunakan rumus sturges: Jumlah kelas k = 1 + 3,322 log n di mana k= jumlah kelas dan n adalah jumlah data. Jumlah kelas minimal mengikuti aturan 2k > n.

b. Menentukan interval kelas yaitu (nilai tertinggi – nilai terendah) / jumlah kelas.

c. Melakukan penturusan yaitu memasukkan data ke dalam interval kelas yang ada.

Ketentuan dalam menyusun distribusi frekuensi adalah:

a. Tidak ada kelas yang tumpang tindih,

b. Setiap data hanya dapat masuk ke dalam satu kelas,

c. Setiap interval kelas harus mempunyai ukuran yang sama,

d. Jumlah kelas diusahakan minimal 5 dan tidak lebih 15 kelas.

Penyajian data dapat dilakukan dengan membuat grafik seperti histogram, poligon dan ogif. Histogram menghubungkan antara interval kelas dengan frekuensi, poligon menhubungkan antara nilai tengah kelas dengan frekuensi, sedang ogif menghubungkan antara interval kelas dengan frekuensi kumulatif.

Read More......

Selasa, 06 September 2011

PENGANTAR STATISTIK ( PERTEMUAN I)



Statistika adalah ilmu mengumpulkan, menata, menyajikan, menganalisis dan menginterprestasikan data menjadi informasi untuk membantu pengambilan keputusan yang efektif.

Statistik adalah suatu kumpulan angka yang tersusun lebih dari satu angka.

Statistika Deskriptif adalah metode statistika yang digunakan untuk menggambarkan atau mendeskripsikan data yang telah dikumpulkan menjadi sebuah informasi.

Statistika Induktif adalah metode yang digunakan untuk mengetahui tentang sebuah populasi berdasarkan suatu sampel atau contoh dengan menganalisis dan menginterprestasikan data menjadi sebuah kesimpulan.

Pengertian Populasi dan Sampel. Populasi adalah sebuah kumpulan dari semua kemungkinan orang-orang, benda-benda dan ukuran lain dari objek yang menjadi perhatian. Sampel adalah suatu bagian dari populasi tertentu yang menjadi perhatian.

Jenis-jenis Variabel

a.Variabel kualtiatif adalah data yang diperoleh dari sampel atau populasi berupa
data kualitatif, data bukan berupa angka.
b.Variabel kuantitatif adalah data yang diperoleh dari sampel atau populasi berupa
data kuantitatif, data berupa angka.
c.Data primer adalah data yang diperoleh secara langsung dari objek penelitian.
d.Data sekunder adalah data yang diperoleh dari sumber lain yang sudah
dipublikasikan.

Sumber Data

a.Untuk data sekunder dapat diperoleh dari sumber data seperti BPS, Bank Indonesia,
majalah, jurnal, atau melihat dari website yang ada.
b.Untuk data primer diperoleh dengan wawancara langsung,
wawancara tidak langsung dan pengiriman kuisioner.

Skala Pengukuran
a.Skala nominal adalah angka yang diberikan kepada obyek mempunyai arti sebagai
label saja, dan tidak menunjukkan tingkatan apa-apa.
b.Skala ordinal adalah angka yang diberikan di mana angka-
angka tersebut mengandung pengertian tingkatan.
c.Skala interval adalah suatu skala pemberian angka pada obyek yang mempunyai
sifat ukuran ordinal dan mempunyai jarak atau interval yang sama.
d.Skala rasio adalah skala yang memiliki nilai nol dan rasio dua nilai yang
memiliki arti. Read More......